Kamis, 12 Desember 2019

Wisata Alam Kawah Kamojang


oleh A. Syaeful Bahri

Ada yang sudah tau wisata alam yang satu ini? Warga Bandung Barat pasti sudah mengetahuinya. Belum hits deh kalau belum pernah ke wisata ini. Apalagi untuk para pecinta Alam, wajib deh untuk kalian kunjungi. Penasaran? yuk kita simak paparan dibawah ini.
Wisata Kawah Kamojang ini merupakan salah satu wisata di Bandung Barat yang perlu kalian kunjungi. Lebih tepatnya wisata ini berada di desa Cibeet dan desa Randu kurung yang termasuk wilayah Gunung Guntur Bandung. Kalian kesana bisa dengan kawan, keluarga, atau bisa juga dengan doi, kalau punya itu juga, hehe. Dari nama wisata itu sendiri, pasti sudah terbayang di otak kita, wisata ini memiliki kawah. Eitsss, tunggu dulu, wisata ini tidak hanya memiliki satu kawah saja loh temen-temen. Wisata alam kawah Kamojang ini memiliki tiga kawah yang terbilang unik, yaitu ada kawah manuk, kawah kereta api, kawah hujan dan kawah bereum. Unik bukan ?
Tak perlu repot untuk memikirkan biaya, ternyata ada satu kawah yang tak perlu mengeluarkan biaya loh teman-teman. Sebelum kalian masuk ke gerbang wisata kawah Kamojang, kalian akan bertemu dengan kawah manuk. Kawah ini terletak di pinggir jalan, kalian bisa foto sepuasnya disana. Walaupun kalian bisa foto sepuasnya, kalian juga harus hati-hati, karena kalian tidak boleh masuk ke area kawahnya, karena lumpur disekitar area kawahnya ini bisa menjebak kaki dan panas juga.

Indah bukan? tunggu apalagi? ajak doi-nya sekalian.

Setelah kalian melintasi kawah manuk, sekarang kalian harus mengeluarkan uang sebesar 19.000 rupiah untuk dua orang, itu juga jika kalian menggunakan sepeda motor. Ketika kalian sudah masuk gerbang Wisata Kawah Kamojang, kalian dapat merasakan tiga kawah yang sudah dipaparkan sebelumnya. Selain itu, kalian juga dapat menikmati berbagai macam fasilitas yang ada disana. Sebelum mengetahui fasilitas apa saja yang ada disana. Kita sima dulu paparan kawah yang lainnya.

Kawah Kereta Api
Di lokasi utama, ada dua kawah yang bisa kita lihat. Yang pertama adalah kawah kereta api. Disebut demikian karena kawah ini mengeluarkan suara siulan mirip suara kereta api, yang berasal dari tekanan uap panas bumi. Kawah kereta api sebetulnya bekas penggalian uap panas bumi pertama yang dibuat di zaman Belanda. Sampai sekarang, sumur bor ini masih mengeluarkan uap panas bumi dengan suara super kencang. Biasanya suka ada kakek ini yang jagain. Kita bisa menyimpan semacam bola kesana dan akan terbang keatas. Bisa juga nyobain menyimpan pipa ke sisi sumur sampai keluar suara siulan nyaring. ngga mudah loh, butuh kesabaran dan ketepatan untuk menyimpan pipanya.

Kawah Hujan
Selain di kawah kereta api, teman-teman pun bisa mandi uap di kawah hujan. Uap disini konon dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Di sini, uap panas bumi keluar dari tanah dengan jumlah banyak. Cocok untuk kalian yang ingin sauna alami.

Kawah Bereum
Kawah ini merupakan kawah terakhir yang menjadi objek wisata di kawah kamojang. Kawah ini tampak seperti warna merah bata, seperti namanya, bereum. Nah, sekarang teman-teman sudah tahu kawah apa saja yang ada disana. Seperti yang dijanjikan sebelumnya, saya akan memberitahukan kepada teman-teman fasilitas apa saja yang ada disana.

Fasilitas Wisata Kawah Kamojang
Fasilitas yang ada disana terbilang cukup lengkap. Fasilitas pertama, terdapat pemandian air panas. Cukup mengeluarkan 4000 rupiah, kalian bisa mandi air panas disana. Kedua, jika kalian ingin jajan, disana lumayan terdapat banyak warung yang bisa memenuhi kebutuhan kita, seperti makanan ringan dan sebagainya. Ketiga, kalian akan mendapatkan parkiran yang cukup luas dan hanya membayar dua ribu rupiah saja. Keempat, jika kalian ingin buar kecil dan buang air besar, kalian tak perlu ke kawah, disana terdapat toilet yang berada di dekat parkiran dan di dekat kawah hujan. Fasilitas yang terkahir, kalian bisa bersantai-santai kok, karena disana terdapat banyak gazebo untuk kalian beristirahat.

Bagaimana? Apakah kalian tertarik? Yuk kita datang ramai-ramai ke Wisata Kawah Kamojang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar